JELAJAH LITERASI

Category archive

Fiksi - page 3

“Cinta Tak Ada Mati”: Bermain-main Melawan Kenyataan

in Fiksi by

Cinta Tak Ada Mati karya Eka Kurniawan menampilkan orang-orang buangan, peristiwa aneh, dan respons ajaib dari karakter-karakternya. Cerita tentang bagaimana melawan kenyataan bukan dalam bentuknya yang gagah, tapi dengan bermain-bermain.

Keep Reading

“Saksi Mata”: Banalitas Kekejaman

in Fiksi by

Saksi Mata karya Seno Gumira Ajidarma menampilkan kekejaman seakan sesuatu yang normal. Kumpulan cerpen ini ingatan kolektif tentang catatan kelam negara. Lantas, mengapa manusia bisa sekeji itu terhadap sesamanya?

Keep Reading

Persimpangan Jalan Hidup di “La Barka”

in Fiksi by

Pada 29 Februari lalu, mendiang NH Dini berulang tahun ke-84. Salah satu novel yang dianggap karya terbaiknya adalah La Barka. Novel ini menggambarkan pemberontakan perempuan atas relasi yang timpang dalam pernikahan.

Keep Reading

“Dua Dini Hari”: Dilema Moral Manusia

in Fiksi by

Lebih daripada sekadar urban thriller, novel karya Chandra Bientang ini mengetengahkan dilema moral manusia; batas-batas tipis antara kewarasan dan kegilaan.

Keep Reading

Yang Bercinta, Yang Berantakan

in Fiksi by

Dalam karya solo pertamanya, Faizal Reza berhasil menghadirkan pengalaman menyegarkan tentang cinta dengan eksplorasi pengisahan yang tak lazim. Tapi lebih dari itu, ceritanya punya daya gedor.

Keep Reading

“Kim Ji-Yeong, Lahir Tahun 1982”: Meninggalkan Tanya untuk Kita Jawab

in Fiksi by

Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982 karya yang memicu kontroversi di Korea Selatan, baik saat terbit sebagai novel maupun ketika diangkat ke layar lebar. Novel ini mengisahkan perempuan biasa yang memikul beban pertanyaan tak biasa: gugatan terhadap “agama” bernama “kodrat wanita” dan “naluri keibuan”.

Keep Reading

Menolak Ayah: Novel Kaya Makna dari Ashadi Siregar

in Fiksi by

Setelah menjani hiatus 30 tahun dari dunia kepengarangan, Ashadi Siregar (Cintaku di Kampus Biru) kembali dengan Menolak Ayah pada 2018. Novel ini, menurut Nestor Rico Tambunan, mengungkap banyak hal yang tak terungkap dalam sejarah, budaya orang Batak, dan kehidupan manusia Indonesia pada umumnya. Ia juga membangkitkan pathos, membantu kita lebih memahami manusia dan kemanusiaan.

Keep Reading
Go to Top