JELAJAH LITERASI

Category archive

Wacana

“Perubahan Sosial dalam Masyarakat Agraris Madura 1850-1940”: Membaca Penerapan Ilmu Sosial Profetik

in Wacana by

Buku ini menjadi contoh bagaimana Kuntowijoyo menerapkan gagasannya tentang Ilmu Sosial Profetik. Fenomena sosial ditinjau Kutowijoyo dari perspektif yang spesifik dan memanusiakan (humanis), komprehensif-detail (liberasi), dan berorientasi pada tujuan luhur (transendensi).

Keep Reading

Identitas Arab itu Ilusi: Kritik atas Otokritik

in Wacana by

Buku ini membawa diskusi lebih tinggi mengenai soal-soal identitas keturunan Hadhrami dalam kajian ilmiah populer. Argumentasi utama penulis melalui pendekatan linguistik dan sejarah telah membentuk argumentasi yang solid untuk menguliti apa yang disebut sebagai ilusi identitas Arab.

Keep Reading

“Identitas Arab Itu Ilusi”: Menegosiasi Ulang Identitas Arab

in Wacana by

Buku ini merupakan upaya menegosiasi ulang identitas Arab yang mungkin suatu waktu pernah “dipaksakan” oleh kelompok sosial tertentu. Mungkin kini saatnya setiap kita sebagai individu juga mulai menegosiasi ulang identitas-sosial diri masing-masing.

Keep Reading

“Spirit Islam pada Masa Revolusi Indonesia”: Kritik atas Dominasi Narasi Nasionalis-Sekular seputar Kemerdekaan Indonesia

in Wacana by

Buku ini berangkat dari kritik terhadap dominasi narasi nasionalis-sekuler tentang revolusi kemerdekaan Indonesia. Tapi, pada saat yang sama, ia melihat kesenjangan ideologi revolusi antara muslim taat di akar rumput dan elite.

Keep Reading

Sirah Muhammad: Menjawab Tuduhan Orientalis dan Menemukan Nabi yang Penuh Kasih

in Wacana by

Penerbit Mizan menerbitkan edisi terjemahan baru Hayat Muhammad, karya legendaris Muhammad Husain Haikal. Terjemahan baru ini terasa lebih lincah dengan langgam bahasa terjemahan yang lebih bisa diterima pembaca saat ini.

Keep Reading

“The Book of Ikigai”: Panduan Budaya Memahami Etos Hidup Bangsa Jepang

in Wacana by

The Book of Ikigai karya Ken Mogi memandu kita menelusuri tradisi bangsa Jepang yang berkaitan dengan etos hidup mereka. Buku ini uniknya bisa menjadi panduan wisata budaya saat Anda mengunjungi Negeri Sakura.

Keep Reading

“Alasan Kita Rela Menderita”: Hidup Bukan untuk Berbahagia tapi Bermakna

in Wacana by

Apa yang membuat para relawan mau membantu banyak orang di tengah kondisi sulit dan menantang tanpa berharap imbalan? Dan Ariely, profesor psikologi, dalam buku ini mengajukan argumen yang menantang pandangan umum tentang motivasi.

Keep Reading

“Malas Itu Perlu”: Motivasi Diri Tak Lazim dari Negeri Ginseng

in Wacana by

Meskipun sempat sedikit dikecewakan oleh judulnya, isi buku ini memberi kompensasi yang jauh lebih besar daripada kekecewaan itu.

Keep Reading

“Think Like A Freak”: Berpikirlah seperti Anak-anak!

in Wacana by

Kita cenderung tak suka dibilang “kekanak-kanakan”. Tapi bagi Levitt dan Dubner, berpikir dan bersikap seperti anak-anak bisa memberi sudut pandang dan cara baru dalam menyelesaikan persoalan.

Keep Reading

“Karena Bahagia Bukan Tujuan”: Hidup itu Menjadi Manusia Otentik

in Wacana by

Buku Ali Zaenal Abidin ini mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul dalam periode quarter life crisis atau midlife crisis. Benarkah kebahagiaan itu tujuan hidup ini? Buku ini menjawab, bukan. Lalu apa tujuan hidup?

Keep Reading
1 2 3 4
Go to Top