JELAJAH LITERASI

Category archive

Fiksi

“Laut Bercerita”: Akhir Perjalanan Bukanlah Akhir dari Kisah

in Fiksi by

Catatan Redaksi: Laut Bercerita karya Leila S Chudori mengisahkan bagaimana penghilangan paksa para aktivis dan mahasiswa pada 1998 berdampak panjang bagi keluarga korban. Berikut ini apresiasi yang ditulis oleh seorang siswi sekolah menengah.

Keep Reading

“Perempuan di Titik Nol”: Mengenang Nawal el-Saadawi dan Firdaus

in Fiksi by

Kisah Firdaus menginspirasi Nawal el-Saadawi lebih daripada siapa pun. Jika, dengan menulis novel ini, Nawal mengatakan dia telah menghidupkan sosok Firdaus, Firdaus pun sebenarnya telah menghidupi Nawal dengan kisahnya. Interaksi menarik antara karya dan penciptanya.

Keep Reading

“Olenka”: Dihidupi oleh Brontë Lalu Dibunuh oleh Sartre

in Fiksi by

Mengarungi perjalanan kesadaran-diri Fanton Drummond dalam Olenka seperti menyaksikan realitas yang jungkir balik. Fanton, karakter utama novel ini, seakan dihidupi oleh Jane Eyre karya Charlotte Brontë tapi kemudian dibunuh oleh Nausea karya Jean-Paul Sartre.

Keep Reading

“Sihir Perempuan”: Perlawanan dari “Dunia Gelap”

in Fiksi by

Perlawanan para “perempuan” dalam Sihir Perempuan karya Intan Paramaditha berasal dari kedalaman jiwa mereka. Jiwa mereka bisa mengasihi tapi juga bisa meneror dan membunuh. Tak ada yang bisa menghentikan mereka karena, di “dunia gelap”, jiwalah yang berkuasa.

Keep Reading

“Cannery Row”: Pesta Kecil Kaum Kusam

in Fiksi by

John Steinbeck merajut cerita persahabatan orang-orang malang dalam Cannery Row. Para gelandangan, pedagang kecil, pekerja seks, dan seorang ahli biologi yang kesepian—mungkin bukan suatu komunitas ideal, tapi di sinilah kemanusiaan tumbuh semerbak.

Keep Reading

Kisah di Balik “Robohnya Surau Kami”

in Fiksi by

Robohnya Surau Kami”, cerpen A.A. Navis paling dikenal orang, ternyata pernah membuat pengarangnya dituduh komunis. Cerpen ini juga tampaknya menjadi fondasi gaya kepengarangan Navis, sehingga ia kemudian dijuluki “pencemooh nomor wahid”.

Keep Reading

“The Black Cat and Other Stories”: Poe, Si Pembongkar Sisi Gelap Manusia

in Fiksi by

Jika Anda penggemar kisah misteri, horor, dan detektif, Edgar Allan Poe tak boleh Anda lewatkan. Penerbit Noura menerjemahkan 13 cerpen dari sang perintis genre tersebut. Karyanya menunjukkan Poe piawai membongkar sisi gelap manusia.

Keep Reading

“Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas”

in Fiksi by

Bagaimana kekerasan seksual, brutalitas aparat negara, dan kesengsaraan hidup bisa berkaitan dengan kemaluan pria yang tertidur pulas? Di tangan Eka Kurniawan, hal-hal tersebut diadon jadi kisah getir sekaligus menggelikan.

Keep Reading

“Orang-Orang Bloomington”

in Fiksi by

Meskipun tak bertutur dengan gaya absurd seperti dalam kebanyakan cerpennya, Budi Darma, dalam Orang-Orang Bloomington, tetap menyajikan tema absurditas. Manusia tak pernah putus dirundung kesulitan memahami diri dan orang lain di sekitarnya.

Keep Reading

“Ziarah”: Risalah Filsafat Iwan Simatupang

in Fiksi by

Seperti Sartre dan Camus, Iwan Simatupang mendedah pemikiran filosofisnya melalui novel. Tapi, gaya penceritaan tak masuk akal membuat filsafatnya seperti mengendap-endap.

Keep Reading
1 2 3
Go to Top