JELAJAH LITERASI

Category archive

Nukilan

Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku dengan Bibirmu?

in Nukilan by

Cerpen Hamsad Rangkuti

Catatan Redaksi: Hamsad Rangkuti (1943-2018) adalah sastrawan yang dikenal melalui cerpen. Dia sudah menulis cerpen saat berusia belasan. Hamsad mengatakan karyanya kerap lahir dari imajinasi liar karena kemiskinan di masa kecil membuatnya jadi “pengelamun parah”.

Keep Reading

Kicau Burung-Burung

in Nukilan by

Cerpen Saleem Haddad

Catatan Redaksi: Cerpen ini dinukil dan diterjemahkan dari Palestine +100: Stories From A Century After the Nakba (Comma Press, 2019). Dalam kumpulan cerpen ini, duabelas pengarang Palestina mengimajinasikan akan seperti apa Palestina 100 tahun setelah Nakba (tragedi pengusiran bangsa Palestina oleh Israel) pada 1948.

Keep Reading

Yerusalem: Sebuah Pendahuluan

in Nukilan by

Oleh Karen Armstrong

Catatan Redaksi: Artikel berikut ini dinukil dari Yerusalem: Satu Kota, Tiga Agama karya Karen Armstrong (Mizan Pustaka, 2018). Artikel ini menarik karena berupaya memahami Yerusalem—kota yang dirundung klaim politik Israel dan Palestina—dari sudut pandang spiritualitas dan mitologi. Apa makna “kota suci” bagi manusia? Kenapa Yahudi ateis tetap sangat posesif dengan Tembok Barat dan Arab sekuler bisa menangis saat menatap Masjid Al-Aqsha?

Keep Reading

Kutipan dari Novel “Bumi Manusia”

in Nukilan by

Bumi Manusia—dan Tetralogi Buru—karya Pramoedya Ananta Toer bukan hanya masterpiece kesusastraan Indonesia, tapi juga sumbangan negeri ini bagi kesusastraan dunia. Dalam karya ini, banyak kalimat menarik yang melukiskan emosi, pikiran, dan kondisi sosial-politik. Di sini kami pilihkan sebagian di antaranya. Kami juga mencoba menjelaskan kutipan itu sependek pemahaman kami.

Keep Reading

Tong Amontillado

in Nukilan by

Cerpen Edgar Allan Poe

Keep Reading

Cincin Kawin

in Nukilan by

Cerpen Danarto

Keep Reading

Kutukan Dapur

in Nukilan by

Cerpen Eka Kurniawan

Catatan Redaksi: “Kutukan Dapur” merupakan cerpen karya Eka Kurniawan. Dinukil dari kumpulan cerpen Cinta Tak Ada Mati. Telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dalam kumpulan cerpen Kitchen Curse. Dalam cerpen ini, Eka Kurniawan mengimajinasikan perjuangan di zaman kolonial dengan cara dan tokoh tak biasa.

Keep Reading

Robohnya Surau Kami

in Nukilan by

Cerpen AA Navis

Cerpern “Robohnya Surau Kami” dinukil dari buku kumpulan cerpen berjudul sama karya Ali Akbar Navis (1924-2003). Terbit pertama kali di majalah Kisah pada 1955, cerpen ini bisa dibilang karya paling fenomenal penerima SEA Write Award 1992 tersebut.

Keep Reading

Biadab

in Nukilan by

Cerpen Kamila Shamsie

Berikut ini adalah cerpen oleh Kamila Shamsie1. Dinukil dari Resist: Stories of Uprising2, cerpen ini berlatar peristiwa yang disebut Konspirasi Cato Street pada 1820 di Inggris, dan gerakan penghapusan perbudakan.

Keep Reading
1 2 3 4
Go to Top