JELAJAH LITERASI

Category archive

Wacana - page 3

Autokritik dan Titik Keseimbangan Habib Ali Al-Jufri

in Wacana by

Dalam kumpulan artikelnya, Habib Ali Al-Jufri menanggapi banyak hal dari isu konseptual hingga fenomenal. Benang merah dalam ulasannya adalah dia selalu melakukan autokritik dan mencari titik keseimbangan.

Keep Reading

Kekerasan dan Intoleransi Sekularisme Puritan

in Wacana by

Dalam Islamofobia: Melacak Akar Ketakutan terhadap Islam di Dunia Barat, Karen Armstrong dan Dilwar Hussain menunjukkan sekularisme tak datang secara alamiah tapi dipaksakan dengan kekerasan. Sekularisme puritan seperti ini malah bisa memicu benturan antarperadaban.

Keep Reading

“Menolak Matinya Intelektualisme”: Demos Tersungkur, Demagog Tumbuh Subur

in Wacana by

AE Priyono (1958-2020) adalah aktivis-pemikir yang konsisten dengan isu publik dan ruang publik. Tapi, benarkah publik (demos) masih ada dalam demokrasi Indonesia. Atau, justru yang tersisa kini cuma demagog pemburu hasrat dan ambisi privat.

Keep Reading

“Tuhan Ada di Hatimu”: Menemani Milenial “Tersesat”

in Wacana by

Di tengah ekstremisme keagamaan yang cenderung meningkat, orang sering lupa sisi lainnya: generasi milenial yang makin tak peduli dengan agama. Husein Ja’far Al-Hadar dalam dakwahnya berusaha menemani mereka. Buku Tuhan Ada di Hatimu adalah salah satu upayanya.

Keep Reading

“Man of Contradictions”: Ojo Kagetan, Ben!

in Wacana by

Buku ini mencoba mencari tahu mengapa pemerintahan Jokowi penuh dengan kontradiksi. Buku ini kemudian juga mencari jawaban mengapa jurnalis dan analis Barat kerap salah memahami politik Indonesia.

Keep Reading

“Gerakan Komunisme Islam Surakarta 1914-1942”: Penggalan Sejarah yang Terlupakan

in Wacana by

Sejarawan IAIN Surakarta, Syamsul Bakri, membedah episode unik dalam sejarah pergerakan: kelahiran gerakan komunisme berbasis massa kaum santri. Bagaimana gerakan ini bisa memadukan Islam dan Komunisme yang selalu diposisikan bertentangan, dan bahkan mendapatkan dukungan massa besar?

Keep Reading

“The Divine Message of the DNA”: Keajaiban Gen yang Terpendam

in Wacana by

Dari miliaran kode genetik dalam tiap-tiap 60 triliun sel tubuh kita, hanya 5 hingga 10 persen yang aktif. Betapa banyaknya potensi kehidupan yang terpendam. Padahal, gen dorman itu bisa menyembuhkan penyakit dan melejitkan kecerdasan.

Keep Reading

“Wabah, Sains, dan Politik”: Bukan Agama, Musuh Sains itu Politisi

in Wacana by

Di masa pandemi, muncul suara-suara keraguan atas sains dan bahkan upaya pembenturan sains dengan agama. Benarkah sains berkontribusi dalam ketidakpastian hari ini? Jangan-jangan kekisruhan ini ulah politisi tak bertanggung jawab yang meremehkan sains?

Keep Reading

“Rekayasa Sosial” (II): Apakah Kita Masih Mengindap “Homo Orbaicus”?

in Wacana by

Terinspirasi oleh terminologi homo sovieticus, Jalaluddin Rakhmat merumuskan homo orbaicus sebagai karakter manusia penghambat perubahan sosial. Apakah, setelah lebih dari dua dasawarsa reformasi, kita masih mengindap homo orbaicus?

Keep Reading

“Rekayasa Sosial”: Pemikiran Kang Jalal di Awal Reformasi (I)

in Wacana by

Rekayasa Sosial: Reformasi, Revolusi, atau Manusia Besar (1999) menghimpun kuliah Jalaluddin Rakhmat sejak akhir 1980-an hingga 1990-an di hadapan mahasiswa dan aktivis LSM. Buku ini memberi gambaran pemikiran Jalaluddin pada masa awal Reformasi.

Keep Reading
Go to Top