JELAJAH LITERASI

Author

Irman Abdurrahman - page 3

Irman Abdurrahman has 85 articles published.

Irman Abdurrahman adalah editor dan penulis pada Alifya.id.

“Perempuan di Titik Nol”: Mengenang Nawal el-Saadawi dan Firdaus

in Fiksi by

Kisah Firdaus menginspirasi Nawal el-Saadawi lebih daripada siapa pun. Jika, dengan menulis novel ini, Nawal mengatakan dia telah menghidupkan sosok Firdaus, Firdaus pun sebenarnya telah menghidupi Nawal dengan kisahnya. Interaksi menarik antara karya dan penciptanya.

Keep Reading

“Olenka”: Dihidupi oleh Brontë Lalu Dibunuh oleh Sartre

in Fiksi by

Mengarungi perjalanan kesadaran-diri Fanton Drummond dalam Olenka seperti menyaksikan realitas yang jungkir balik. Fanton, karakter utama novel ini, seakan dihidupi oleh Jane Eyre karya Charlotte Brontë tapi kemudian dibunuh oleh Nausea karya Jean-Paul Sartre.

Keep Reading

“News of The World”: Kekuatan Bercerita

in Film by

News of the World menyajikan bagaimana kekuatan bercerita dalam masa-masa sulit. Film ini seakan berpesan, seberapa pun sulitnya keadaan, cerita adalah kekuatan yang bisa menghibur sekaligus memberdayakan kita.

Keep Reading

“Buat Apa Shalat?!”: Membedah Shalat secara Rasional-Filosofis dan Mistis

in Suluk by

Karya Haidar Bagir Buat Apa Shalat?! akan membuat Anda merasa merugi mengabaikan shalat. Ibadah ini bukan sekadar kewajiban syariat tapi fasilitas kenikmatan tertinggi yang pernah dianugerahkan kepada manusia.

Keep Reading

“Sihir Perempuan”: Perlawanan dari “Dunia Gelap”

in Fiksi by

Perlawanan para “perempuan” dalam Sihir Perempuan karya Intan Paramaditha berasal dari kedalaman jiwa mereka. Jiwa mereka bisa mengasihi tapi juga bisa meneror dan membunuh. Tak ada yang bisa menghentikan mereka karena, di “dunia gelap”, jiwalah yang berkuasa.

Keep Reading

“The Caravan”: Abdullah Azzam dan Bagaimana Jihad “Go Global”

in Wacana by

The Caravan: Abdallah Azzam and the Rise of Global Jihad karya Thomas Hegghammer, peneliti Norwegia, adalah biografi yang detail dan cermat tentang ideolog jihadisme, Abdullah Azzam. Buku ini juga arkeologi jihadisme yang melacak globalisasi jihadisme dari akarnya, berupa ketertindasan individual dan komunal.

Keep Reading

“Pieces of a Woman”: Film Bagus yang Terlalu Ingin Membicarakan Banyak Hal

in Film by

Setelah 30 menit pertama akting mengagumkan dari Vanessa Kirby, Pieces of a Woman terengah-tengah karena terlalu ingin membicarakan banyak hal.

Keep Reading

“Bridgerton”: Mari Bicara Soal Duke Berkulit Hitam

in Film by

Serial Bridgerton memilih menampilkan duke berkulit hitam. Pernahkah ada bangsawan berkulit gelap di era Regency? Seberapa pentingkah akurasi historis bagi fantasi?

Keep Reading

“Cannery Row”: Pesta Kecil Kaum Kusam

in Fiksi by

John Steinbeck merajut cerita persahabatan orang-orang malang dalam Cannery Row. Para gelandangan, pedagang kecil, pekerja seks, dan seorang ahli biologi yang kesepian—mungkin bukan suatu komunitas ideal, tapi di sinilah kemanusiaan tumbuh semerbak.

Keep Reading

“The Queen’s Gambit”: Keindahan, Kecerdasan, dan Kegilaan Dunia 64 Petak

in Film by

Beth Harmon dalam The Queen’s Gambit menunjukkan perempuan pada dasarnya bisa bersolek sekaligus berotak. Beth juga seakan mempersonifikasi dua figur grandmaster di dunia nyata: Judit Polgar yang mendobrak dominasi pria dan Bobby Fischer yang menolak politisasi catur.

Keep Reading
1 2 3 4 5 9
Go to Top